![]() |
| http://trainer-internet-marketing.blogspot.co.id/ |
Apakah Anda pernah
melakukan transaksi atau belanja via online shop? Jika jawabannya
iya, maka Anda berpeluang besar untuk memulai bisnis e-commerce atau yang biasa dikenal dengan sebutan online
shop. Tak ada salahnya bisnis itu diseriusi, jika hal itu memang
bisa menghasilkan pendapatan per bulan yang lumayan.
Seorang pakar
bisnis e-commerce Indonesia, mengungkapkan kalau para pelaku
dan pemilik online shop ini adalah kebanyakan orang yang
awalnya merasakan manfaat positif dari belanja online. Dan Indonesia merupakan
pangsa pasar yang tepat, karena sedang bertumbuh dan berpeluang untuk
dikembangkan.
Menurut pakar
bisnis e-commerce Indonesia tadi, dari studi yang ia lakukan
terhadap perkembangan bisnis online di Indonesia, terjadi peningkatan yang
signifikan sejak tahun 2011. Banyak orang yang membuka bisnisnya via internet
lalu share via social media, seperti Facebook, Instagram,
bahkan lewat aplikasi chatting pun seperti LINE.
Meningkatnya
jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia menjadi salah satu faktor penunjang
peningkatan yang signifikan tadi itu. Hal ini berjalan seiring dengan
meningkatnya pengguna internet dan aktivitas jual-beli online yang makin marak.
"Tahun
2009 hanya tiga persen yang berbelanja online, tahun 2011 enam persen,
dan tahun ini diperkirakan mencapai 10 persen, yang artinya ada 10 juta pembeli
online potensial," ujarnya menambahkan.
Dari
pengamatannya, pakar bisnis e-commerce Indonesia tersebut
menilai semua bisnis online dibangun dengan awalan satu hal, yakni permintaan
yang berulang dari pelanggan, dan ini erat kaitannya dengan kepuasan pelanggan.
Karenanya jika ingin menggeluti bisnis online
secara serius maka utamakan bagaimana memuaskan keinginan pelanggan.
Selain produk
yang bagus, pelaku bisnis online juga harus konsisten dalam membangun dan
mempertahankan kepercayaan. Salah seorang pakar e-commercer menuturkan, tantangan terbesar dalam bisnis ini kadang
banyak yang tidak konsisten, dan tidak mampu memenuhi ketika permintaan mulai
banyak.
"Di
samping itu, ada empat 'K' yang bisa jadi prioritas dalam bisnis online; yaitu
Kecepatan dan Ketepatan pengiriman, Kemudahan akses, dan Keakuratan
informasi," tambah pakar bisnis e-commerce tersebut.
Saat
seseorang membeli barang via online, tentunya menginginkan barang yang bagus,
bisa dikirim cepat, dan kalau bisa bebas ongkos kirim. Di bagian ini, sebagai
pelaku bisnis online semestinya harus bisa menyiasatinya. Apakah kemudian juga
menjadikan semua akses terintegrasi tidak lagi secara manual.
Pakar
bisnis e-commerce tersebut menuturkan peluang dan potensi bisnis
online saat ini sangatlah besar. Ada tiga bidang yang berpotensi untuk sukses,
yakni fashion, beauty atau
produk perawatan kecantikan, dan gadget.
Jika
memulai bisnis online, bisa dengan membuka online store atau
bergabung dengan marketplace seperti Tokopedia. Tantangan
terbesar dalam berbisnis online adalah traffic, ini adalah
bagaimana anda membuat konsumen mengenal dan melakukan transaksi di toko online Anda. Jika belum punya budget memasang
iklan, siasati dengan bergabung dulu di marketplace dan mencoba
berbagai promo lainnya.
"Jika
saat ini toko offline belum merasa dampaknya, lima atau
sepuluh tahun yang akan datang mungkin lain cerita. Bisnis via online terus
berkembang," ujar Pakar bisnis e-commerce tersebut.

Komentar
Posting Komentar